PEPERANGAN SUCI

>> Thursday, July 23, 2009


Andai darah ini harus mengalir untuk keagungan Islam seperti mengalir-nya darah Khatmul an-Nabi pada perang Uhud, pasti akan kusiapkan sungai yang panjang agar darah itu terus mengalir dan mengalir.


Akan kubunuh semua musuh agamaku seperti Abu Qatadah yang berperang bersama Habibullah dalam perang Hunain dan akan kubangun kebun-kebun syurga yang indah dengan bunga rahmat dari Maha Cinta.


Akan kuhitung setiap kepala yang jatuh ke tanah dengan cepatnya seperti berlombanya Mu'awwidz dan Mu'adz untuk memancung kepala Abu Jahal agar aku dapat berbangga diri di hadapan Rasulullah SAW.


Aku akan mati kemudian hidup untuk berperang lagi, kemudian aku akan mati lagi dengan darah putih di sekujur tubuh persembahan untuk Gusti Sejati.


Hijrah berganti dengan teriakan perang untuk menghampiri derajat kenabian, mengharap cinta dalam sebuah tangisan dan tawa, mencari sedih dan bahagia dalam sebuah laga.


Tapi, aku takut dalam peperangan ini aku membunuh kafir mu'ahad, sehingga aku tidak dapat berjumpa dengan Sang Khaliq dan tidak dapat mencium wangi syurga.


Aku ingin darah ini tertumpah untuk Islam

Aku ingin berperang dan mati dalam Islam

Aku ingin menghitung kepala kafir demi Islam

Aku ingin syahid dan hidup lagi demi kejayaan Islam

Aku ingin berteriak demi kebesaran Islam


Peperangan ini terlalu suci untuk dimulai dan terlalu indah untuk diakhiri….

Tapi apakah saat ini Islam sedang berperang…??????

Read more...

Teriakan Merah

>> Monday, July 20, 2009

Teriakan itu kembali menghancurkan puing hati yang telah mengalir dengan kesejukan.

Pekikan itu telah mengambil jiwa-jiwa merdeka dan kembali ter penjara dalam sebuah istana.

Suara - suara terdengar lirih di kesunyian menangis dan meratapi kehilangan di balik cadar persembunyian.


Obor kegelapan dinyalakan oleh kelelawar dengan tangan merpati dan apinya telah membakar laut yang tenang.

Merah nya menutupi kesucian langit dan telah menghilangkan warna hutan yang menyejukkan.

Asapnya telah membuka topeng iblis yang bersayapkan malaikat kecil yang baru belajar terbang.


Oh Tuhan…..

Wahai Pemilik Nafas ini…….

Jangan biarkan bangsa ini kembali berteriak dengan teriakan kesakitan.

Biarkan kami berteriak untuk sebuah kemenangan dan kebanggaan.


Puisi ini untuk peristiwa Bom di Mega Kuningan ( JW Marriott and Ritz Hilton )

Read more...

"Penguasa Malam"

>> Tuesday, July 7, 2009


Tertegun di bawah awan hitam

Menghadap langit mencari bintang terang

Sendiri tanpa suara angin

Terpejam walau mata enggan terlelap

Awan itu enggan hilang

Menjadi penguasa malam

Hujan tak pernah memberi arti

Awan telah menganggap diri sebagai raja sejati

Bintang enggan bersinar

Cahayanya tertutupi oleh gelapnya kekuasaan

Mencoba memberikan terang

Tapi cahaya itu hilang dalam pakaian kesombongan

Berlari dengan hati dan menangis dengan darah

Tak cukup untuk membuat angin mengusir pekatnya kerakusan

Kesendirian adalah jalan terakhir yang dipilih

Telah lelah mencoba mengusir iblis berwajah dewa

Mungkin sudah waktunya diam dan tidur

Walau suara hati terus berteriak dan berteriak

Pemilik malam harus berbaring

Walau selimutnya telah digunakan oleh penipu.

Read more...

About This Blog

Blog ini berisikan tentang karya-karya saya dalam usaha mencoba menulis puisi hati yang ingin dan mencoba mendekatkan diri saya kepada Tuhan

Puisi Ilahi

Puisi Ilahi
Face Book Group

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

  © Islamic Ways Happy by Journey To Heaven 2008

Back to TOP